Selasa, 31 Maret 2015

April Mop, Balasan Barat Terhadap Muslim Andalusia

Hj. Irena Handono

April Mop di Barat dikenal dengan The April’s Fool Day. Pada 1 April itu, orang boleh dan sah-sah saja menipu teman, orang tua, saudara, atau lainnya, dan sang target tidak boleh marah atau emosi ketika sadar bahwa dirinya telah menjadi sasaran April Mop. Biasanya sang target, jika sudah sadar kena April Mop, maka dirinya juga akan tertawa atau minimal mengumpat sebal, tentu saja bukan marah sungguhan, dengan mengatakan, "April Mop!".

Namun banyak umat Islam yang ikut-ikutan merayakan April Mop ini tidak mengetahui, bahwa April Mop, atau The April’s Fool Day, berawal dari satu episode sejarah Muslim Spanyol di tahun 1487 M, atau bertepatan dengan 892 H.

Saat itu terjadi pembantaian ribuan umat Islam di Granada Spanyol di depan pelabuhan. Dengan tipuan akan diberangkatkan ke keluar Andalusia dengan kapal-kapal yang disediakan oleh Ratu Isabella, Muslim Andalusia malah dikonsentrasikan dan dengan mudah dibantai habis dalam waktu sangat singkat oleh ratusan pasukan salib yang mengelilingi dari segala penjuru.

Dengan satu teriakan dari pemimpinnya, ribuan tentara salib segera membantai umat Islam Spanyol tanpa rasa belas kasihan. Mereka kebanyakan terdiri atas para perempuan dengan anak-anaknya yang masih kecil-kecil. Jerit tangis dan takbir membahana. Seluruh Muslim Spanyol di pelabuhan itu habis dibunuh dengan kejam. Darah menggenang di mana-mana. Laut yang biru telah berubah menjadi merah kehitam-hitaman.

Bagi umat kristiani, April Mop merupakan hari kemenangan atas dibunuhnya ribuan umat Islam Spanyol oleh tentara salib lewat cara-cara penipuan. Sebab itulah, mereka merayakan April Mop dengan cara melegalkan penipuan dan kebohongan walau dibungkus dengan dalih sekadar hiburan atau keisengan belaka.

Itulah akhir dari kejayaan Islam di Andalusia. Sebuah peradaban Islam yang dimulai dari perjuangan Tariq Bin Ziyad pada tahun 711 M dan berakhir pada 1487 M. Selama tujuh abad lebih peradaban ini telah menyumbangkan kepada dunia, kemajuan dalam berbagai ilmu pengetahuan, kebudayaan serta aspek-aspek ke-islaman, Andalusia kala itu boleh dikatakan sebagai pusat kebudayaan Islam dan Ilmu Pengetahuan yang tiada tandingannya setelah Konstantinopel dan Bagdad.

Balasan Barat Terhadap Muslim Andalusia
Namun ada sebuah kisah yang sangat memilukan. Pada 2 Januari 1492, kardinal Devider memasang salib di atas Istana Hamra; istana kerajaan Nashiriyah di Spanyol. Tujuannya sebagai bentuk proklamasi atas berakhirnya pemerintahan Islam di Spanyol.

Kaum Muslimin dilarang menganut Islam, dan dipaksa untuk murtad. Begitu juga mereka tidak boleh menggunakan bahasa Arab, siapa yang menentang perintah itu akan dibakar hidup hidup setelah disiksa dengan berbagai cara. Gereja di masa pemerintahan monarki Raja Ferdianand dan Isabella membuat Dewan Mahkamah Luar Biasa atau yang dikenal dengan Lembaga Inkuisi sebuah lembaga peradilan yang bertugas untuk menghabisi siapa saja orang-orang di luar Katholik. Lembaga ini kemudian bermetamorfosa menjadi Opus Dei.

Empat abad setelah jatuhnya Islam di Spanyol, Napoleon Bonaparte pada 1808 mengeluarkan instruksi untuk menghapuskan Dewan Mahkamah Luar Biasa tersebut. Dan di sinilah kisah ini berawal. Ditulis oleh Syaikh Muhammad Al Ghazali dalam bukunya At Ta’asub Wat Tasamuh (hal 311-318).

Tentara Prancis menemukan tempat sidang Dewan Mahkamah Luar Biasa itu di sebuah ruang rahasia di dalam gereja. Di sana ada alat alat penyiksaan seperti alat pematah tulang dan alat pengoyak badan. Alat ini untuk membelah tubuh manusia. Ditemukan pula satu peti sebesar kepala manusia. Di situlah diletakkan kepala orang yang hendak disiksa. Satu lagi alat penyiksaan ialah satu kotak yang dipasang mata pisau yang tajam. Mereka campakkan orang orang muda ke dalam kotak ini, bila dihempaskan pintu maka terkoyaklah badan yang disiksa tersebut.

Di samping itu ada mata kail yang menusuk lidah dan tersentak keluar, dan ada pula yang disangkutkan ke payudara wanita, lalu ditarik dengan kuat sehingga payudara tersebut terkoyak dan putus karena tajamnya benda benda tersebut. Nasib wanita dalam siksaan ini sama saja dengan nasib laki laki, mereka ditelanjangi dan tak terhindar dari siksaan.

Inilah jawaban untuk kita, mengapa saat ini, kita tidak menemukan bekas-bekas peradaban Islam yang masih hidup di Spanyol. Seolah-olah tersapu bersih, sebersih-bersihnya. Inilah balasan Barat terhadap Muslim.

http://kajianirenahandono.blogspot.com/2015/03/april-mop-balasan-barat-terhadap-muslim.html?m=1


Mengapa malas shalat ??

SHALAT itu telah menjadi kewajiban bagi setiap Muslim di muka bumi. Sesibuk apa pun diri kita, shalat tetap harus dikerjakan. Mengapa? Di balik shalat terdapat suatu nikmat yang akan dirasakan jika kita bersungguh-sungguh dalam melaksanakannya. Namun, ironisnya banyak sekali umat Muslim yang malas untuk melaksanakan shalat. Mengapa demikian?

Orang-orang yang malas shalat itu, mungkin mengira bahwa shalat hanya akan memakan waktu yang mestinya digunakan untuk urusan dunia. Jika itu memang menjadi alasan bagi mereka, maka perlu kita tanyakan padanya, “Dari mana Anda berangkat menilai dalam menentukan harga waktu?”

Bila Anda merasakan dalam melakukan shalat sebagai suatu pengorbanan waktu yang berharga, Anda harus ingat bahwa waktu Anda untuk memperoleh rezeki juga harus dikorbankan dengan mengeluarkan zakat. Pengorbanan kepada orang lain dengan mengeluarkan zakat tersebut sebagai pengganti dalam penggunaan waktu untuk bekerja dan berusaha.

Seperti halnya shalat. Shalat itu tidak akan pernah menyita waktu Anda. Melainkan Andalah yang mempersempit waktu tersebut. Tak akan mungkin kita terus menerus dalam pekerjaan. Ada saatnya kita merasakan santai atau hanya untuk sekedar beristirahat, menyegarkan kondisi tubuh.

Waktu-waktu shalat itulah merupakan waktu-waktu yang amat strategis, atau tepat pada saat waktu Anda beristirahat. Maka, tak ada alasan bagi Anda untuk malas dalam melaksanakan shalat. Tahukah Anda, bahwa dengan shalat segala masalah yang menganggu pikiran Anda akan sirna jika kita telah berinteraksi dengan Allah SWT. Wallahu ‘alam.

Manfaat Medis Memaafkan dan Menahan Marah


لَيْسَ الشَّدِيْدُ باِلصُّرْعَةِ إِنَّمَا الشَّدِيدُ الَّذِي يَمْلِكُ نَفْسَهُ عِنْدَ الْغَضَبِ

“Orang yang kuat bukanlah yang pandai bergulat. Orang yang kuat adalah yang mampu menahan dirinya di saat marah.” (HR. Al Bukhari)

Ketika membaca hadits ini, kita lebih sering mengartikannya sebagai kekuatan mental, kekuatan karakter. Dan tidak salah. Namun, ada kekuatan lain yang ditemukan oleh para peneliti sehubungan dengan hadits ini.

Penelitian dari University of California San Diego tahun 2012 menemukan bahwa orang-orang yang bisa melepaskan kemarahannya dan memaafkan kesalahan orang lain cenderung lebih rendah risikonya mengalami lonjakan tekanan darah. Pada penelitian itu, 200 relawan diminta memikirkan saat temannya menyinggung perasaan. Separuh relawan diperintahkan untuk berpikir mengapa hal tersebut bisa membuatnya marah, sedangkan separuh lainnya didorong untuk memaafkan kesalahan tersebut.

Worthington Jr, Pakar Psikologi di Virginia Commonwealth University AS, mempublikasikan hasil penelitiannya pada 2005 di jurnal ilmiah Explore. Pada penelitian hubungan antara memaafkan dan kesehatan itu ditemukan, sikap memaafkan mendatangkan manfaat kesehatan. Dengan menggunakan tekonologi canggih, terungkap perbedaan pola gambar otak orang pemaaf dan yang tidak memaafkan.

Orang yang tidak memaafkan atau terbawa kemarahan dan dendam ditemukan mengalami penurunan fungsi kekebalan tubuh, tekanan darah lebih tinggi, ketegangan otot dan detak jantung.

Sebaliknya, sikap memaafkan meningkatkan pemulihan penyakit jantung dan pembuluh darah.

Lebih rinci, ditemukan lima manfaat memaafkan seperti dikutip Hidayatullah dari sejumlah penelitian:

Mengurangi stress

Marah dan dendam membuat tubuh melalui strain yang sama dengan gangguan stres: ketegangan otot dan tekanan darah meningkat. Memaafkan membuat tubuh terhindar dari hal-hal tersebut.

Menyehatkan jantung

Salah satu studi menemukan, memaafkan membuat denyut jantung menjadi stabil dan beban kerja jantung menurun.

Hubungan lebih kuat

Studi lainnya menunjukkan bahwa perempuan yang mampu memaafkan pasangan mereka dan merasa baik hati terhadap mereka bisa menyelesaikan konflik secara lebih efektif. Hubungan yang lebih kuat secara otomatis berkebalikan dengan hubungan penuh ketegangan. Hal ini juga berdampak positif terhadap kesehatan.

Mengurangi rasa sakit

Sebuah studi kecil pada orang dengan sakit punggung kronis menemukan bahwa orang-orang yang berlatih meditasi yang berfokus pada menekan kemarahan bisa mengurangi rasa nyeri.

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Duke University Medical Center, memaafkan juga dapat menurunkan rasa sakit pada fisik.

Lebih sehat

Salah satu survei menunjukan bahwa orang yang berbicara tentang memaafkan selama sesi psikoterapi mengalami peningkatan kesehatan yang lebih besar dibanding mereka yang tidak.

Dari kelima hal ini saja, nyatalah bahwa orang yang memaafkan dan mampu menahan diri ketika marah memang orang yang kuat; bahkan secara kesehatan. Wallahu a’lam bish shawab.

Senin, 30 Maret 2015

Hindari Harta Haram

Aa Gym

Allah yang menciptakan iblis dan keturunannya.
Iblis akan menipu kita dari depan, belakang, kiri dan kanan.
Menipu kita dari depan, membuat kita tidak yakin akan kehidupan akhirat, seakan-akan akhirat tidak ada.
padahal orang akan mudah berubah kehidupannya bila yakin dengan akhirat. tapi bila tidak yakin, orang tersebut tidak takut kepada Allah.
Mau licik / maksiat dia merasa aman karena tidak dilihat orang. padalah pasti ada perhitungannya dari sisi Allah.
Menipu kita dari belakang, yaitu membuat duniawi ini mengesankan, sehingga sangat ingin barang-barang mahal. seperti mobil mahal, handphone mahal, padahal fungsinya tidak terlalu diperlukan.
Bila ingin berbuat baik selalu tertunda, bila berbuat jelek seakan-akan kejelekan itu menyenangkan dan memuaskan.
syaitan selalu menipu agar maksiat nampak indah, seperti pacaran nampak indah. padahal orang pacaran ujungnya zina. kalau tidak ditolong Allah pasti akan terus hanyut. hati-hati.
Untuk suami yang telah berumah tangga jangan sekali-kali mengambil sesuatu yang tidak halal, suami yang paling jahat adalah suami yang memberikan nafkah untuk anak dan istrinya dengan uang yang tidak halal, dia meracuni istri dan anaknya. dan pasti akan ada buahnya yaitu PETAKA.
Memang tidak ada yang melihat, tapi pada waktunya Allah membuka, maka pasti akan terbuka. tidak ada yang tersembunyi dari pandangan Allah.
Kalau mengambil yang bukan hak nya berarti memang sedang membinasakan, mencelakakan, menganiaya keluarganya sendiri.
Kita akan mendapatkan rezeki yang cukup bila dekat dengan Allah. pasti ada jalan yang halal.
Tapi bila tidak mau dijalan Allah, maka tidak akan pernah cukup, dan pasti akan berbuah perilaku hina.
Mudah-mudahan kita bisa menjaga diri karena bila kita menjaga diri, maka Allah akan menjaga kita.
Tidak ada yang tidak halal yang boleh menyentuh kita. harta, makanan, minuman, pakaian ataupun perbuatan.
InsyaAllah orng yang waro, akan tidak mempan ditipu syaitan.
Mudah-mudahan kita sangat serius menjaga diri kita.

KH. Abdullah Gymnastiar ( Aa Gym )

Kamis, 26 Maret 2015

Agar setan tidak masuk rumah

Banyak orang yang ingin membentengi rumahnya dari gangguan syetan justru terperangkap dalam jebakan syetan. Mereka ingin rumahnya tidak dimasuki syetan dari golongan jin, tetapi yang dilakukan justru perbuatan-perbuatan yang disukai oleh syetan karena mengandung unsur kemusyrikan.

Misalnya membuat jimat-jimat tertentu yang diletakkan di atas pintu. Atau menuliskan rajah di pintu dan jendela. Atau membaca jampi dan mantra di sekeliling rumah. Bahkan ada pula yang memanggil dukun untuk menanam pagar ghaib di depan rumahnya.

Padahal jimat dan rajah tidaklah memberi manfaat apapun selain justru membuat pelakunya celaka karena berkeyakinan benda itu dapat melindunginya dari bahaya gaib. Sedangkan yang kuasa untuk melindungi manusia secara gaib hanyalah Allah Azza wa Jalla.

أَنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- أَبْصَرَ عَلَى عَضُدِ رَجُلٍ حَلْقَةً أُرَاهُ قَالَ مِنْ صُفْرٍ فَقَالَ وَيْحَكَ مَا هَذِهِ . قَالَ مِنَ الْوَاهِنَةِ قَالَ أَمَا إِنَّهَا لاَ تَزِيدُكَ إِلاَّ وَهْناً انْبِذْهَا عَنْكَ فَإِنَّكَ لَوْ مِتَّ وَهِىَ عَلَيْكَ مَا أَفْلَحْتَ أَبَداً

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah melihat seorang pria mengenakan gelang di lengannya. Pria itu mengatakan bahwa gelang tersebut terbuat dari kuningan. Lalu beliau berkata, “Untuk apa engkau memakainya?” Pria itu menjawab, “(Ini untuk mencegah) wahinah (penyakit yang ada di lengan atas).” Beliau lantas bersabda, “Gelang tadi malah membuatmu semakin lemah. Buanglah! Seandainya engkau mati dalam keadaan masih mengenakan gelang tersebut, engkau tidak akan beruntung selamanya.” (HR. Ibnu Majah dan Ahmad)

Sementara mendatangi dukun dan mempercayai ucapannya, termasuk minta dibuatkan pagar gaib untuk melindungi rumah dari gangguan syetan, dapat membuat pelakunya kufur terhadap ajaran Islam. Sebagaimana sabda beliau:

مَنْ أَتَى كَاهِناً أَوْ عَرَّافاً فَصَدَّقَهُ بِمَا يَقُولُ فَقَدْ كَفَرَ بِمَا أُنْزِلَ عَلَى مُحَمَّدٍ

“Barangsiapa yang mendatangi dukun atau tukang ramal, lalu ia membenarkannya, maka ia telah kufur pada apa yang telah diturunkan kepada Muhammad.” (HR. Ahmad; hasan)

Lalu bagaimana cara agar syetan tidak masuk ke rumah kita? Islam mengajarkan cara yang sangat mudah dan tidak membutuhkan ritual yang menyulitkan. Caranya adalah, baca basmalah saat masuk rumah dan menutup pintu. Sebagaimana sabda Rasulullah dalam shahihain:

وَأَغْلِقُوا الأَبْوَابَ ، وَاذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ ، فَإِنَّ الشَّيْطَانَ لاَ يَفْتَحُ بَابًا مُغْلَقًا

“Dan tutuplah pintu kalian seraya membaca basmalah, karena syetan tidak akan mampu membuka pintu yang tertutup (dengan bacaan basmalah)… (HR. Bukhari dan Muslim)

Ustadz Hasan Bishri dalam buku Dahsyatnya Kekuatan Basmalah menjelaskan syaratnya. Yakni ketika membaca basmalah, seorang muslim harus yakin dengan kekuasaan Allah Subhanahu wa Ta’ala.

“Yang dibutuhkan hanyalah keyakinan kita yang mantap terhadap keagungan dan kekuasaan Allah yang tulus saat melakukannya. Yaitu dengan membaca Basmalah ketika masuk rumah atau menutup pintu, niscaya syetan akan terblokir dan terhalang untuk masuk rumah kita,” terangnya.

Wallahu a’lam bish shawab.

Selasa, 24 Maret 2015

Tata cara Wudhu sesuai tuntunan Rasulullah

SEBAGAI seorang Muslim, tentu kita melaksanakan wudhu setiap hari. Kewajiban shalat lima waktu, menjadikan wudhu juga wajib ketika akan melakukan shalat.

Wudhu’ adalah sebuah sunnah (petunjuk) yang berhukum wajib, ketika seseorang mau menegakkan shalat. Sunnah ini banyak dilalaikan oleh kaum muslimin pada hari ini sehingga terkadang kita tersenyum heran saat melihat ada sebagian diantara mereka yang berwudhu’ seperti anak-anak kecil, tak karuan dan asal-asalan.

Mereka mengira bahwa wudhu itu hanya sekadar membasuh dan mengusap anggota badan dalam wudhu’. Semua ini terjadi karena kejahilan tentang agama, taqlid buta kepada orang, dan kurangnya semangat dalam mempelajari Al-Qur’an dan Sunnah Nabi -Shallallahu alaihi wa sallam-.

Tatacara wudhu’ menurut syariat adalah sebagai berikut:

- Menuangkan air dari bejana (gayung) untuk mencuci telapak tangan sebanyak tiga kali ;

– Kemudian menyiduk air dengan tangan kanan lalu berkumur-kumur dan memasukkan air ke hidung dan mengeluarkannya sebanyak tiga kali ;

– Kemudian membasuh wajah sebanyak tiga kali ;

– Kemudian mencuci kedua tangan sampai siku sebanyak tiga kali ;

– Kemudian mengusap kepala dan kedua telinga sekali usap ;

– Kemudian mencuci kaki sampai mata kaki sebanyak tiga kali. Ia boleh membasuhnya sebanyak dua kali atau mencukupkan sekali basuhan saja.

Setelah itu hendaknya ia berdoa:

“Asyhadu allaa ilaaha illallah wahdahu laa syarikalahu wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rasuluhu, Allahummaj ‘alni minat tawwabiin waj’alni minal mutathahhiriin.”

Artinya: “Saya bersaksi bahwa tiada ilaah yang berhak disembah dengan benar selain Allah semata tiada sekutu bagi-Nya. Dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Yaa Allah jadikanlah hamba termasuk orang-orang yang bertaubat dan orang-orang yang mensucikan diri.“

Adapun sebelumnya hendaklah ia mengucapkan ‘bismillah’ berdasarkan hadits yang berbunyi:

“Tidak sempurna wudhu’ yang tidak dimulai dengan membaca asma Allah (bismillah).”
(H.R At-Tirmidzi 56)

(Dinukil dari Fatawa Lajnah Daimah juz V/231. Al Lajnah Ad Daimah lil Buhuts Al Ilmiyah wal Ifta, Dewan Tetap Arab saudi untuk riset-riset ilmiyah dan fatwa)

Kewajiban-kewajiban Wudhu’

Para ulama fiqih telah menerangkan bahwa wudhu memiliki kewajiban-kewajiban, yakni anggota-anggota badan yang harus dan wajib dibasuh (dicuci). Kewajiban-kewajiban tersebut adalah:

1. Membasuh wajah. Termasuk wajah, adalah hidung, dan mulut.

2. Membasuh kedua tangan sampai kepada dua siku.

3. Mengusap kepala (termasuk kepala, adalah kedua telinga kita)

4. Membasuh kedua kaki sampai kepada kedua mata kaki

5. Melakukannya secara berurutan sesuai yang disebutkan dalam Al-Qur’an  (QS. Al-Maa’idah : 6)

6. Dilakukan secara beruntun, tanpa selang waktu yang lama.

Inilah enam furudh (kewajiban) bagi wudhu’ yang harus kita penuhi. Kapan ada salah satunya yang tak terpenuhi, maka wudhu’ kita tak sah, walaupun berwudhu’ beribu-ribu kali. Enam perkara ini telah disebutkan oleh Allah dan Rasulullah -Shallallahu alaihi wa sallam-.

“Orang yang tangan atau kakinya terpotong, maka ia mencuci bagian yang tersisa yang wajib dicuci. Dan apabila tangan atau kaki-nya itu terpotong semua maka cukup mencuci bagian ujungnya saja.”

Allah -Azza wa Jalla- berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki,” (QS. Al-Maa’idah : 6).

Manfaat Shalat 5 waktu

SHALAT, Sudah menjadi kewajiban bagi umat muslim. Ali bin Abi Talib r.a. berkata, “Sewaktu Rasullullah SAW duduk bersama para sahabat Muhajirin dan Ansar, maka dengan tiba-tiba datanglah satu rombongan orang-orang Yahudi lalu berkata, ‘Ya Muhammad, kami hendak bertanya kepada kamu kalimat-kalimat yang telah diberikan oleh Allah kepada Nabi Musa A.S. yang tidak diberikan kecuali kepada para Nabi utusan Allah atau malaikat muqarrab.

Lalu Rasullullah SAW bersabda, “Silahkan apa yang hendak kalian tanyakan”.

Berkata orang Yahudi, “Coba terangkan kepada kami tentang 5 waktu yang diwajibkan oleh Allah ke atas umatmu, “.

Sabda Rasullullah SAW, “Shalat Zuhur jika tergelincir matahari, maka bertasbihlah segala sesuatu kepada Tuhannya. Shalat Asar itu ialah saat ketika Nabi Adam a.s. memakan buah kholdi. Shalat Maghrib itu adalah saat Allah menerima taubat Nabi Adam a.s. Maka setiap mukmin yang bershalat Maghrib dengan ikhlas dan kemudian dia berdoa meminta sesuatu pada Allah maka pasti Allah akan mengkabulkan permintaannya. Shalat Isya itu ialah shalat yang dikerjakan oleh para Rasul sebelumku. Shalat Subuh adalah sebelum terbit matahari. Ini kerana apabila matahari terbit, terbitnya di antara dua tanduk syaitan dan di situ sujudnya setiap orang kafir, “.

Setelah orang Yahudi mendengar penjelasan dari Rasullullah SAW, lalu mereka berkata, “Memang benar apa yang kamu katakan itu Muhammad. Katakanlah kepada kami apakah pahala yang akan diperoleh oleh orang yang shalat, “.

Sholat Dzuhur

Rasullullah SAW bersabda, “Jagalah waktu-waktu shalat terutama shalat yang pertengahan. Shalat Zuhur, pada saat itu nyalanya neraka Jahanam. Orang-orang mukmin yang mengerjakan shalat pada ketika itu akan diharamkan ke atasnya uap api neraka Jahanam pada hari Kiamat.”

Sholat Ashar

Sabda Rasullullah SAW lagi, “Manakala shalat Asar, adalah saat di mana Nabi Adam a.s. memakan buah khuldi. Orang-orang mukmin yang mengerjakan shalat Asar akan diampunkan dosanya seperti bayi yang baru lahir,”.

Sholat Maghrib

Selepas itu Rasullullah SAW membaca ayat yang bermaksud, “Jagalah waktu-waktu shalat terutama sekali shalat yang pertengahan. Shalat Maghrib itu adalah saat di mana taubat Nabi Adam a.s. diterima. Seorang mukmin yang ikhlas mengerjakan shalat Maghrib kemudian meminta sesuatu daripada Allah, maka Allah akan perkenankan, “.

Sholat Isya’

Sabda Rasullullah SAW, “Shalat Isya’ (atamah). Katakan kubur itu adalah sangat gelap dan begitu juga pada hari Kiamat, maka seorang mukmin yang berjalan dalam malam yang gelap untuk pergi menunaikan shalat Isya berjamaah, Allah S.W.T haramkan dirinya daripada terkena nyala api neraka dan diberikan kepadanya cahaya untuk menyeberangi jembatan Sirathal mustaqim, “.

Sholat Shubuh

Sabda Rasullullah SAW seterusnya, “Shalat Subuh pula, seseorang mukmin yang mengerjakan shalat Subuh selama 40 hari secara berjamaah, diberikan kepadanya oleh Allah SWT dua kebebasan yaitu:

Dibebaskan daripada api neraka.
Dibebaskan dari nifaq.

“Barangsiapa shalat subuh berjamaah, maka dia dalam perlindungan Allah, ” (HR, Ibnu Majah dan Thabrani).

Tingkatan Sholat Berjama’ah Di Masjid/Musholla Yg Ada Adzannya

Barang siapa mengerjakan sholat berjama’ah, maka ia telah mengisi penuh tubuhnya dengan ibadah, ” (Al Hadits)

Barang siapa yang sholat Isya’ berjamaah maka seakan – akan dia telah melaksanakan sholat setengah malam. Dan barangsiapa sholat subuh berjama’ah, maka seakan – akan dia telah melaksanakan sholat satu malam penuh, ” (HR. Muslim).

Kelak pada hari kiamat, ada sekelompok orang yang di bangkitkan dalam keadaan wajah – wajah mereka laksana bintang gemerlapan. Malaikat akan bertanya kepada mereka :” Apa gerangan amal – amal kalian ?” dan mereka pun menjawab, ” Kami dahulu apabila mendengar adzan segera bangkit dan berwudhu, tak satupun menyibukan kami darinya.”

Kemudian akan di bangkitkan sekelompok orang lainnya, wajah – wajah mereka laksana bulan purnama, setelah di tanya mereka menjawab, ” Kami selalu berwudhu sebelum masuk waktu shalat, ”

Dan terakhir, akan dibangkitkan sekelompok lainnya yang wajah – wajah mereka laksana matahari, mereka akan menjawab, ” Kami selalu mendengar adzan dari dalam masjid. “

Bagi mereka yang memelihara sholat secara baik dan benar, Allah SWT akan memuliakannya dengan lima hal, dihindarkan dari kesempitan hidup, diselamatkan dari siksa kubur, dikaruniai kemampuan untuk menerima kitab catatan amal dengan tangan kanan, dapat melewati jembatan shirathal mustaqim secepat kilat, dan dimasukkan ke dalam surga tanpa hisab

Tingkatan Sholatnya Kaum Laki2 Berdasarkan Jama’ahan/Tidaknya, Tempatnya Dan Waktunya:

Sholat awal waktu berjama’ah di masjid/musholla (yg ada kumandang adzannya)
Sholat awal waktu berjama’ah di masjid/musholla (yg gk ada kumandang adzan)
Mis musholla kantor, musholla mall, dsbnya

Sholat tepat waktu berjama’ah di masjid/musholla
Sholat berjama’ah di rumah
Sholat sendirian awal waktu di rumah
Sholat sendirian tepat waktu di rumah
Sholat sendirian akhir waktu di rumah

makin tinggi tingkatannya insya Allah pahala sholatnya mendekati sempurna. 

Senin, 23 Maret 2015

Inilah Bahaya Minum Es Setelah Berolahraga

Saat minum, memang terasa segar. Namun, melepaskan dahaga setelah berolah raga dengan cara ini sejatinya tidak benar. Hal itu justru dapat menganggu metabolisme.
  
Suhu minuman sebaiknya agak dingin, sekitar 5 - 10 derajat Celcius. Mengapa? Pada suhu tersebut cairan mudah terserap, sehingga keringat cepat digantikan. Jumlah air minum atau minuman yang dikonsumsi harus dalam jumlah yang cukup, tergantung pada intensitas latihan, cuaca, dan kelembapan. Minumlah sebelum, selama dan setelah berolahraga.

Bila berolahraga pada pagi hari, minumlah air sebelum mulai berolahraga sebanyak 300 cc. Bila menderita sakit maag, perlu ditambah dengan makan makanan ringan, misalnya crackers.

Tetap pula minum selama berolahraga, di antara waktu break atau istirahat. Misalnya bila bermain tenis, minumlah pada waktu pergantian set. Bila bersenam aerobik, manfaatkan waktu istirahat yang sebentar untuk minum. Demikian pula bila bersepeda. Bukankah biasanya ada tempat khusus untuk menempatkan botol minuman di sepeda?

Yang tidak boleh dilupakan, minum seusai berolahraga. Minumlah secukupnya sampai kira-kira suhu tubuh agak normal.

Bila berolahraga cukup lama, antara 1 - 2 jam, minumlah hanya air putih. Namun, bila lama berolahraga berlangsung lebih dari 2 jam dianjurkan untuk minum sport drink yang mengandung gula dan mineral, seperti kalsium, natrium, magnesium, klorida, dll. Itu karena berolahraga dalam waktu lama membuang mineral dan gula cukup banyak sehingga perlu diganti kembali.

Pada waktu berolahraga di udara panas dan lembap, dan berlangsung lama (endurance sport) seperti balap sepeda jarak jauh, lari marathon triatlon, dll. mutlak perlu minum lebih banyak dan harus minum sport drink agar mineral dan gula selalu cukup sehingga rasa lelah tidak cepat terjadi.

Satu hal yang perlu diperhatikan, pada saat melakukan olahraga endurance seseorang tidak perlu menunggu sampai haus baru minum, karena biasanya sudah terlambat. Jadi, meskipun belum terasa haus dan lapar, tetaplah makan dan minum. Minuman yang dianjurkan: air putih, sport drink dengan gula, misalnya 5% yang mengandung mineral-mineral yang cukup.

Ada beberapa jenis minuman yang tidak dianjurkan dikonsumsi setelah berolahraga. Diantaranya, minuman beralkohol karena menyebabkan diuresis yakni merangsang pengeluaran urine. Demikian pula minuman yang mengandung kafein, karena juga merupakan diurektikum sebagaimana alkohol. Kedua minuman tersebut menjadi berbahaya bila diminum pada cuaca panas dan lembap, serta saat melakukan olahraga endurance.

Pada saat tidak berolahraga, seseorang pun perlu cukup minum, sebaiknya pada kondisi ini yang diminum air putih saja. Minuman itu tidak panas juga tidak dingin. Konsumsi minuman pun dilakukan secara merata baik pada pagi, siang, maupun malam.

Dalam sehari kebutuhan air minum pada orang sehat sekitar 3 - 4 liter, tergantung lingkungan - suhu dan kelembapan. Bila suhu panas, lebih-lebih bila panas dan lembap, maka asupan cairan tubuh perlu pula ditambah.

Demikian pula pada saat seseorang melakukan olahraga. Saat berolahraga, tubuh beradaptasi dengan beban latihan dan lingkungan dengan cara mengeluarkan keringat. Keringat tersebut perlu segera digantikan, caranya ya dengan minum.

****************************

LELAH atau capek menjadi hal yang biasa setelah kita berolahraga. Tetapi kebanyakan orang setelah hal itu meminum air dingin, taukah anda bahwasannya hal seperti itu dapat membahayakan kondisi tubuh kita. Keadaan tubuh yang lemas dan tidak fit dan meminum air dingin akan mengakibatkan hal buruk bagi tubuh.

Perlu kita ketahui bahwa keadaan tubuh kita pada saat melakukan aktifitas berat dan olahraga metabolisme tubuh meningkat karena bekerja untuk menyuplai oksigen dan zat energi ke seluruh tubuh. Otot kita berkontraksi dan pembuluh darah melebar menyebabkan aliran darah menjadi cepat. Kemudian hasil dari metabolisme tersebut keluar dalam bentuk keringat dari tubuh kita, menyebabkan tubuh kita mengalami kekurangan cairan.

Sebagai kompensasinya kita menggantinya dengan meminum air setelah olahraga. Lalu apa yang terjadi jika yang kita minum bukanlah air biasa melainkan air es atau air dingin. Dengan memasukkan air es ke dalam tubuh kita tentu saja akan mengganggu metabolisme, kondisi metabolisme yang tinggi akan turun secara tiba-tiba menyebabkan pembuluh darah menyempit dan suhu tubuh tiba-tiba menurun mengakibatkan aliran darah tidak lancar.

Organ-organ yang sedang banyak-banyaknya membutuhkan oksigen dan zat penting lainnya secara cepat berkurang suplainya, sehingga kadang-kadang kita rasakan pusing setelah meminum es usai olahraga, itu menandakan suplai darah ke otak berkurang serta otak tidak mampu beradaptasi dengan cepat karena perubahan suhu yang ekstrim pada tubuh.

Suhu minuman yang ideal sebaiknya agak dingin, sekitar 5-10 derajat C. Pasalnya, pada suhu tersebut, cairan mudah diserap sehingga keringat cepat digantikan. Jumlah air minum atau minuman yang dikonsumsi harus dalam jumlah yang cukup, tergantung pada intensitas latihan, cuaca, dan kelembaban. Minumlah sebelum, selama, dan setelah berolahraga.

Bila berolahraga pada pagi hari, minumlah air sebelum mulai berolahraga sebanyak 300 cc. Bila menderita sakit mag, perlu ditambah dengan makan makanan ringan, seperti crackers misalnya. Tetap pula minum selama berolahraga, di antara waktu break atau istirahat.

Yang tidak boleh dilupakan adalah minum seusai berolahraga. Minumlah secukupnya sampai kira-kira suhu tubuh agak normal. Bila berolahraga cukup lama, antara 1-2 jam, minumlah hanya air putih.

Namun, bila waktu berolahraga berlangsung lebih dari 2jam, dianjurkan untuk minum sport drink yang mengandung gula dan mineral, seperti kalsium, natrium, magnesium, klorida, atau minuman isotonik dan lain-lain. Karena kalau berolahraga cukup lama, banyak mineral dan gula yang terbuang sehingga perlu diganti kembali.

Pada waktu berolahraga di udara panas dan lembap dan berlangsung lama (endurance sport) seperti balap sepeda jarak jauh, lari maraton, triatlon, dan lain-lain mutlak perlu minum lebih banyak. Minumlah sport drink agar mineral dan gula selalu cukup sehingga tidak cepat lelah.

Satu hal yang perlu diperhatikan, pada saat melakukan olah raga endurance, seseorang tidak perlu menunggu sampai haus baru minum karena biasanya itu sudah terlambat. Jadi meskipun belum merasa haus dan lapar, tetaplah makan dan minum.

Minuman yang dianjurkan, air putih, sport drink dengan gula, misalnya 5% yang mengandung mineral-mineral yang cukup. Ada beberapa jenis minuman yang tidak dianjurkan dikonsumsi setelah berolahraga. Di antaranya, minuman beralkohol karena menyebabkan diuresis, yaitu merangsang pengeluaran urine.

Demikian pula minuman yang mengandung kafein karena juga bersifat diurektik sebagaimana alkohol. Kedua minuman tersebut menjadi berbahaya bila diminum pada cuaca panas dan lembab, serta saat melakukan olahraga endurance.

Pada saat tidak berolahraga, seseorang pun perlu cukup minum, sebaiknya pada kondisi ini yang diminum air putih saja. Minuman itu tidak panas dan juga tidak dingin. Konsumsi minuman pun dilakukan secara merata baik pada pagi, siang, maupun malam. Dalam sehari, kebutuhan air minum pada orang sehat sekitar 3-4 liter, tergantung lingkungan-suhu dan kelembapan. Bila suhu panas, lebih-lebih bila panas dan lembap maka asupan cairan tubuh perlu pula ditambah.

15 Manfaat Membaca Shalawat

Agama islam memberikan peluang ibadah dalam setiap hal yang umatnya lakukan, termasuk melantunkan shalawat.  Sholawat atas nabi atau Rosulullah menjadi setiap iringan dalam hembusan nafas yang Anda lakukan. Dengan mengutarakannya atau cukup membacanya di dalam hati.

Keutamaan Membaca Shalawat

Shalawat kepada Nabi merupakan salah satu bentuk ibadah yang agung. Ketika kita sampaikan terima kasih kita atas Nabi dengan cara bershalawat kepadanya, maka jutaan malaikat juga ganti mendoakan kita. Suatu hari, Rasulullah SAW datang dengan wajah berseri-seri dan bersabda :

“Malaikat Jibril datang kepadaku dan berkata, ‘ Sangat menyenangkan untuk engkau ketahui wahai Muhammad bahwa untuk satu Shalawat dari seseorang umatmu akan kuimbangi dengan sepuluh doa baginya dan sepuluh salam bagiku akan kubalas dengan sepuluh salam baginya. ‘” ( HR. An-Nasa’i).

Dalam hadits lain Rasulullah SAW bersabda,

“Jika orang bershalawat kepadaku, maka malaikat juga akan medoakan keselamatan baginya, untuk itu bershalawatlah, baik sedikit ataupun banyak. “ ( HR. Ibnu Majah dan Thabrani).

Berdasarkan hadits-hadits riwayat tersebut, dapat diketahui bahwa membaca shalawat atas Nabi mempunyai banyak manfaat dan kebaikan. Berikut ini ulasan selengkapnya :

1. Lebih diutamakan pada Hari Kiamat

Hal ini sesuai dengan sabda Nabi Muhammad SAW yakni :

“ Sesungguhnya lebih utama bagiku manusia besok pada hari kiamat, adalah mereka yang lebih banyak membaca Shalawat kepadaku.“ (HR. Turmudzi dari Ibn’ Mas’ud Ra)

2. Mengundang Datangnya Karunia dan Nikmat-Nikmat dari Allah SWT

Doa dan permohonan memiliki pengaruh signifikan dalam mengundang datangnya karunia dan nikmat-nikmat Allah SWT. Shalawat adalah doa. Dengan bershalawat, secara tidak langsung kita telah mengundang datangnya karunia dan nikmat-nikmat dari Allah, Sang Pemberi Nikmat.

3. Mendapatkan Kebanggaan

Rasulullah SAW merasa senang dengan shalawat tersebut, sebagaimana beliau telah bersabda :

“Sesungguhnya aku membanggakan adanya kalian kepada umat-umat yang lainnya.“

Sebagai umat yang dibanggakan, selayaknyalah kita mencintai beliau, selalu menyebut namanya dan bershalawat untuknya.

4. Lebih Dekat kepada Allah SWT

Pernah suatu ketika, sebagaimana diwahyukan Allah SWT kepada Rasulullah SAW, Allah bertitah pada Nabi Musa as :

“Wahai Musa, apakah kamu ingin agar Aku lebih dekat kepadamu daripada kedekatan ucapan kepada lidahmu, daripada bisikan hatimu dari hatimu sendiri, daripada ruhmu ke badanmu dan daripada cahaya matamu pada matamu ?“

Musa as. pun menjawab :

“ Ya, wahai Tuhanku. “ Lalu Tuhan berfirman : “ Maka perbanyaklah membacakan shalawat untuk Muhammad SAW. “

5. Diangkat Baginya Sepuluh Derajat dan Dihapus Darinya Sepuluh Keburukan

Abas bin Malik berkata, telah bersabda Rasulullah SAW :

“Barang siapa yang bershalawat kepadaku satu kali, niscaya Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali da dihapus darinya sepuluh kesalahAn, diangkat baginya sepuluh derajat.“ (HR. An-Nasa’I no. 1296)

6. Shalawat menjanjikan sebaik-baik tempat kembali bagi yang mengamalkannya dan memberikan kesuksesan dengan pahala yang melimpah.

7. Shalawat merupakan amal yang paling mudah terkabul, membuat kondisi hati menjadi bersih, dan melalui shalawat barokah-barokah diturunkan dan doa-doa dikabulkan.

8. Dengan shalawat seseorang bisa mencapai kerelaan Tuhan Yang Maha Pengasih.

9. Dengan shalawat seseorang mendapatkan kebahagiaan dan kepuasan lahir bathin, diampuni dosa-dosanya, serta mampu menapak tangga menuju tingkatan tertinggi.

10. Dalam sebuah hadits diriwayatkan bahwa shalawat dapat menyamai pahala ibadah memerdekakan budak.

11. Orang yang selalu memperbanyak bacaan shalawat untuk Nabi akan mendapat penghargaan terbesar, yaitu Nabi akan hadir disisinya pada saat ia sedang menghadapi sakaratul maut.

12. Shalawat dapat mendatangkan istri yang banyak dan istana-istana di surga.

13. Beberapa shalawat memiliki manfaat khusus dalam setiap pembacaannya. Seperti shalawat Munjiyat, shalawat ini bermanfaat untuk menolak segala macam bencana dan pemenuhan segala hajat yang tergolong besar bahkan mendesak, tentunya dengan tata cara tertentu.

14. Menyalahi perbuatan orang-orang munafik dan orang-orang kafir.

15. Allah SWT telah memerintahkan dan memotivasi kita untuk bershalawat atas Nabi, sebagai penghormatan dan penghargaan atas beliau.

Begitu istimewanya kedudukan Nabi Muhammad SAW, sehingga siapapun yang membaca dan mengamalkan shalawat atasnya akan diberikan manfaat yang dapat menuntun kita kejalan kebaikan. Semoga manfaat membaca shalawat ini dapat menjadikan kita, pribadi yang lebih mendekatkan diri kepada Rasulullah SAW, terutama kepada Allah SWT.

Bacaan Shalawat yang disyariatkan

Shalawat Nabi memang banyak macamnya, diantaranya adalah Shalawat yang disyari’atkan. Shalawat ini ialah shalawat yang diajarkan oleh Rasulullah SAW kepada para sahabatnya. Diantara bentuk shalawat yang diajarkan oleh Rasulullah SAW ialah :

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى (إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى) آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ اللَّهُمَّ بَارِكْ (فِي رِوَايَةٍ: وَ بَارِكْ) عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى (إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى) آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ
(Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad, kamaa shallaita ‘ala Ibrahim wa ‘ala aali Ibrahim, innaKa Hamidum Majid. Allahumma barik (dalam satu riwayat, wa barik, tanpa Allahumma) ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad, kama barakta ‘ala Ibrahim wa ‘ala ali Ibrahim, innaKa Hamiidum Majid).

 Ya Allah. Berilah (yakni, tambahkanlah) shalawat (sanjungan) kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberi shalawat kepada Ibrahim dan kepada keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji (lagi) Maha Mulia. Ya Allah. Berilah berkah (tambahan kebaikan) kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberi berkah kepada Ibrahim dan kepada keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji (lagi) Maha Mulia. “ (HR. Bukhari, Muslim, dan lainnya. Lihat Shifat Shalat Nabi, hlm. 165-166, Karya Al-Albani, Maktabah Al-Ma’arif).

20 Manfaat Membaca Alquran

Seperti yang telah diketahui, bahwa Al-Quran adalah wahyu yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW untuk dijadikan pedoman dan pegangan bagi seluruh umat manusia (tidak terbatas hanya kepada umat muslim saja). Pedoman dan pegangan inilah yang akan menuntun kita kearah yang lebih baik untuk mendapatkan rahmat dan kebaikan dari Allah SWT.

Hadits yang diriwayatkan oleh Muslim, yakni Dari Abi Umamah ra. Ia berkata :

“Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, ‘ Bacalah olehmu Al-Quran, sesungguhnya ia akan menjadi pemberi syafaat pada hari kiamat bagi para pembacanya (penghafalnya)‘”

Hal ini dapat diketahui bahwa terdapat banyak manfaat jika kita membaca Al-Quran. Berikut adalah uraian lengkap tentang manfaat Al-Quran bagi kehidupan, yaitu :

1. Menjadi Manusia yang Baik

Rasulullah SAW menegaskan bahwa orang yang terbaik diantara manusia adalah orang yang mau mempelajari dan mengajarkan Al-Quran, sesuai dengan sabdanya,

“Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al-Quran dan yang mengajarkannya“ (HR. Bukhari).

Oleh karena itu, orang yang terbaik didunia ini bukanlah orang-orang yang mempunyai derajat dan jabatan tinggi, bukan pula orang yang memiliki harta kekayaan yang berlebihan. Tetapi, orang terbaik disisi Allah SWT adalah orang yang mau belajar Al-Quran dan mengajarkannya kepada orang lain.

2. Memberikan Kedamaian dan Ketenangan

Sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah Ar-Ra’d ayat 28, yang artinya :

“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram“

3. Mendapatkan Sakinah, Rahmat, serta Dinaungi para Malaikat

Hal ini berdasar kepada HR. Muslim, yakni

“Tidaklah suatu kaum berkumpul disuatu masjid daripada masjid-masjid Allah, mereka membaca Al-Quran dan mempelajarinya kecuali akan turun kepada mereka ketenteraman, mereka diliputi dengan rahmat, malaikat mengelilingi mereka dan Allah menyebut-nyebut mereka dihadapan makhluk yang ada disisi-Nya.“

4. Mendatangkan Syafa’at pada Hari Kiamat

“Bacalah Al-Quran ! Sesungguhnya ia pada hari kiamat akan datang memberikan syafa’at kepada pembacanya“ ( HR. Muslim)

5. Mendapatkan Pahala yang Banyak

Hal ini sesuai dengan hadits yang diriwayatkan oleh Tirmidzi, yakni

“Barang siapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah maka akan memperoleh satu kebaikan. Setiap satu kebaikan akan dibalas dengan sepuluh kali lipat. Aku tidak mengatakan Alif Lam Mim itu satu huruf, akan tetapi Alif satu huruf, Lam satu huruf dan Mim satu huruf. “

6. Mendapatkan Derajat yang Lebih Tinggi

“Orang yang ahli dalam Al-Quran akan bersama dengan para malaikat pencatat yang mulia lagi taat. Dan orang yang terbata-bata membaca Al-Quran dan dia bersusah payah mempelajarinya, maka baginya dua pahala.“ (HR. Bukhari)

7. Penghilang Segala Keraguan

Al-Quran menjelaskan mana yang sesungguhnya benar, disertai penjelasan bukti-bukti yang ada. Kebenaran-Nya dengan sendirinya menghilangkan segala keraguan.

8. Hidup yang Seimbang

Al-Quran menuntun kita untuk bersikap moderat (seimbang) dalam segala hal. Melarang kita untuk berlebih-lebihan.

9. Terbebas dari Aduan Rasulullah SAW

Pada hari kiamat ada beberapa manusia yang akan diadukan oleh Rasulullah SAW dihadapan Allah SWT. Namun, jika kita terus membaca dan mengamalkan ajaran-ajaran Al-Quran maka kita akan terbebas dari aduan tersebut.

10. Sebagai pelebur dosa

Alquran yang mengingatkan kita akan dosa-dosa dan mencegah kita terjerumus kembali kedalam perbuatan-perbuatan yang menimbulkan dosa.

11. Dipenuhi rasa tenang

Orang yang membaca Al-Quran akan selalu berada dalam kegembiraan dan penuh harapan, disaat orang lain merasakan kesedihan, kecemasan dan rasa pesimis. Karena diri mereka selalu dipompa dengan siraman ayat-ayat-Nya yang lembut.

12. Memudahkan segala rizki

Manfaat alquran akan membuka pintu keberkahan, memperkuat keimanan, ketaqwaan dan penjagaan diri.

13. Mendapatkan Banyak Nikmat

Asy Syahid Sayyid Quthub mengatakan dalam muqaddimah tafsirnya,

“Hidup dalam naungan Al-Quran adalah nikmat. Nikmat yang hanya diketahui oleh siapa yang telah merasakannya. Nikmat yang akan menambah usia, memberkahi dan menyucikannya.“

14. Membersihkan Penyakit Hati

Penyakit hati adalah penyakit yang bersifat batiniyah atau rohaniyah. Contoh penyakit hati seperti, sombong, riya, tamak, dan lain sebagainya. Dengan membaca Al-Quran, penyakit hati secara perlahan dapat dibersihkan. Hal ini sesuai dengan Hadits Baihaqi dari Abdullah bin Umar, yakni

“Sesungguhnya hati ini (bisa) berkarat sebagaimana besi apabila terkena air. “

Seorang sahabat bertanya, bagaimana cara menghilangkan karat tersebut, ya Rasulullah ? Beliau menjawab :

“Perbanyak dzikir dan membaca Al-Quran.“

Didalam Al-Quran terdapat beberapa ayat yang menjelaskan bahwa ia bisa menjadi obat penawar penyakit yang ada dalam dada. Yang dimaksud dengan penyakit yang ada dalam dada adalah penyakit hati.

15. Keutamaan dalam Meminta

Hal ini berdasar kepada HR. At-Turmudzi, yakni

“Siapa saja yang disibukkan oleh Al-Quran dalam rangka berdzikir kepada-Ku, dan memohon kepada-Ku, niscaya Aku akan berikan sesuatu yang lebih utama daripada apa yang telah Aku berikan kepada orang-orang yang telah meminta. Dan Keutamaannya Kalam Allah daripada seluruh Kalam selain-Nya, seperti keutamaan Allah atas makhluk-Nya.“

16. Mengingat Allah SWT

Orang yang membaca Al-Quran akan senantiasa ingat Allah dan kembali kepada-Nya.

17. Kecukupan Nikmat

Orang yang membaca Al-Quran akan selalu berada dalam kecukupan dan nikmat Allah SWT.

18. Mengurangi Ketegangan (stress)

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Dr. Ahmad Al Qadhi, direktur utama Islamic Muslim for Education and Research yang berpusat di Amerika Serikat, menunjukkan bahwa bacaan Al-Quran menimbulkan efek relaksasi hingga 65 %. Al-Quran juga memiliki pengaruh positif yang cukup signifikan dalam menurunkan ketegangan (stress).

19. Mencegah dan Mengatasi Kepikunan

Membaca Al-Quran secara rutin dapat meningkatkan daya ingat dan fungsi kerja otak kita karena secara spiritual Al-Quran merupakan kumpulan wahyu yang sempurna yang menenangkan jiwa, meningkatkan keyakinan dan menyeimbangkan hidup manusia. Energi positif dari ayat-ayat Allah SWT ini dapat menjadi nutrisi otak yang paling berharga daripada sebuah obat.

20. Menghasilkan Ide yang Produktif, Menarik dan Inovatif

Dengan membaca Al-Quran, hati, jiwa dan pikiran menjadi terelaksasi sehingga kita dapat melihat sesuatu dengan jernih.

Tentunya, manfaat-manfaat membaca Al-Quran lebih luas dan lebih banyak daripada yang telah disebutkan diatas. Semoga dengan membaca artikel ini, kita bisa lebih mendekatkan dan membiasakan diri membaca Al-Quran untuk mendapatkan manfaat-manfaat yang akan berguna dimasa mendatang, baik didunia maupun di akhirat.

Minggu, 22 Maret 2015

Merokok membusukkan otak

Merokok ternyata bisa membuat otak busuk dengan merusak memori, daya belajar dan penalaran, menurut para peniliti dari King’s College London, BBCmelaporkan.

Studi dari 8.800 orang yang berusia 50-an, menunjukkan tekanan darah dan kelebihan berat badan juga nampaknya mempengaruhi pada otak, tetapi untuk tingkat yang lebih rendah.

Para ilmuwan yang terlibat penelitian ini mengatakan bahwa orang-orang perlu menyadari bahwa gaya hidup seperti itu bisa merusak pikiran serta tubuh. Studi mereka ini dipublikasikan di jurnal Age and Ageing.

Para peneliti di kampus tersebut menyelidiki keterkaitan antara kemungkinan serangan jantung atau stroke dan keadaan otak.

Data tentang kesehatan dan gaya hidup dari kelompok orang berusia 50-an dikumpulkan dan menjalani tes otak, juga menyuruh para peserta belajar kata-kata atau nama-nama hewan sebanyak yang mereka bisa dalam satu menit.

Mereka semua diuji kembali setelah empat hingga delapan tahun kemudian.

Hasilnya menunjukkan bahwa resiko secara kesuluruhan serangan jantung atau stroke adalah “secara signifikan terkait dengan penurunan kognitif” dengan orang-orang pada resiko tertingi menunjukkan penurunan terbesar.

Studi juga mengatakan ada keterkaitan yang konsisten antara merokok dan skor lebih rendah dalam tes ini.

Salah satu dari peneliti, Dr. Alex Dregan, mengatakan, “Penurunan kognitif menjadi berhubungan dengan penuaan dan peningkatan jumlah orang yang mengganggu fungsi sehari-hari dan kesejahteraan. Kami telah mengindentifikasi sejumlah faktor resiko yang bisa dikaitkan dengan penurunan kognitif, yang semuanya, bisa dimodifikasi.”

“Kami perlu membuat orang menyadari akan kebutuhan untuk melakukan perubahan gaya hidup karena resiko penurunan kognitif,” tambahnya.

Namun para peneliti tidak tahu bagaimana penurunan demikian bisa mempengaruhi kehidupan sehari-hari orang-orang. Mereka juga tidak yakin apakan penurunan dini dalam fungsi otak ini bisa menyebabkan kondisi seperti demensia.

Dr. Simon Ridley, dari Penelitian Alzheimer Inggris, mengatakan, “Penelitian telah berulang kali mengaitkan merokok dan tekanan darah tinggi dengan resiko yang lebih besar penurunan kognitif dan demensia, dan studi ini menambah bobot bukti itu.. Hasil ini menggarisbawahi pentingnya menjaga kesehatan kardiovaskular anda pada pertengahan usia.”

Manfaat Wudhu sebelum Tidur

MEMANG ini kedengarannya sepele. Tapi jangan anggap enteng soal ini, pasalnya Rasulullah senantiasa wudhu sebelum tidur.

Berwudhu, di samping bernilai ibadah juga bermanfaat besar bagi kesehatan dan memiliki Rahasia Tersembunyi. Secara tidak sadar, kita selalu menyepelekan hal berwudhu. Karena sesungguhnya berwudhu tidak sekedar membasahkan muka dari air saja. Simak lebih lanjut kutipan dibawah ini.

Peneliti dari Universitas Alexsandria, dr musthafa syahatah, yang sekaligus menjabat sebagai Dekan Fakultas THT, menyebutkan bahwa jumlah kuman pada orang yang berwudhu lebih sedikit dibanding orang yang tidak berwudhu.

Dengan ber-istisnaq (menghirup air dalam hidung) misalnya kita dapat mencegah timbulnya penyakit dalam hidung. Dengan mencuci kedua tangan, kita dapat menjaga kebersihan tangan. Kita juga bisa menjaga kebersihan kulit wajah bila kita rajin berwudhu. Selain itu, kita juga bisa menjaga kebersihan daun telinga dan telapak kaki kita, artinya dengan sering berwudhu kita dapat menjaga kesehatan tubuh kita.

Lalu, bagaimana jika berwudhu dilakukan sebelum tidur? Nah, para pakar kesehatan di dunia senantiasa menganjurkan agar kita mencuci kaki mulut dan muka sebelum tidur. Bahkan, sejumlah pakar kecantikan memproduki alat kecantikan agar dapat menjaga kesehatan kulit muka.

Di samping itu tentunya anjuran untuk berwudhu juga mengandung nilai ibadah yang tinggi. Sebab ketika seseorang dalam keadaan suci. Jika seseorang berada dalam keadaan suci, berarti ai dekat dengan Allah. Karena Allah akan dekat dan cinta kepada orang-orang yang berada dalam keadaan suci.

Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa tidur dimalam hari dalam keadaan suci (berwudhu’) maka Malaikat akan tetap mengikuti, lalu ketika ia bangun niscaya Malaikat itu akan berucap ‘Ya Allah ampunilah hamba mu si fulan, kerana ia tidur di malam hari dalam keadaan selalu suci’”. (HR Ibnu Hibban dari Ibnu Umar r.a.)

Hal ini juga ditulis dalam kitab tanqih al-Qand al-Hatsis karangan syekh muhamad bin umar an-nawawi al-mantany. Dari umar bin harits bahwa nabi bersabda: “Barangsiapa tidur dalam keadaan berwudhu, maka apabila mati disaat tidur maka matinya dalam keadaan syahid disisi allah. Maksudnya orang yang berwudhu sebelum tidur akan memperoleh posisi yang tinggi disisi Allah.

Dengan begitu dapat disimpulkan bahwa berwudhu sebelu tidur merupakan anjuran nabi yang harus dikerjakan bila seseorang ingin memperoleh kemuliaan disisi Allah.

Manfaat Berwudhu Sebelum Tidur

Pertama, merilekskan otot-otot sebelum beristirahat. Mungkin tidak terlalu banyak penjelasan. Bisa dibuktikan dalam ilmu kedokteran bahwa percikan air yang dikarenakan umat muslim melakukan wudhu itu merupakan suatu metode atau cara mengendorkan otot-otot yang kaku karna lelahnya dalam beraktifitas. Sangat diambil dampak positifnya bahwa jika seseorang itu telah melakukan wudhu, maka pikiran kita akan terasa rileks. Badan tidak akan terasa capek.
Kedua, mencerahkan kulit wajah. Wudhu dapat mencerahkan kulit wajah karena kinerja wudhu ini menghilangkan noda yang membandel dalam kulit. Kotoran-kotoran yang menempel pada kulit wajah kita akan senantiasa hilang dan tentunya wajah kita menjadi cerah dan bersih.
Ketiga, didoakan malaikat. Dalam sabda Beliau yang disinggung pada bagian atas, malaikat akan senantiasa memberikan do’a perlindungan kepada umat muslim yang senantiasa wudhu sebelum tidur. Padahal malaikat adalah makhluk yang senantiasa berdzikir kepada Allah. niscaya do’anya akan senantiasa dikabulkan pula oleh Allah. Oleh karena itu, senantiasa berwudhu itu adalah hal yang wajib kita lakukan.

Sabtu, 21 Maret 2015

Menutup Penglihatan Jin


Al Qur’an menjelaskan, syetan dari kalangan jin bisa melihat manusia sedangkan manusia tidak bisa melihat mereka. Lalu, bagaimana agar jin tidak bisa melihat kita, khususnya ketika kita membuka aurat di rumah? Untungnya Rasulullah telah mengajarkan cara menutup penglihatan jin.

Ayat yang menunjukkan bahwa syetan dari kalangan jin bisa melihat manusia adalah surat Al A’raf ayat 27:

إِنَّهُ يَرَاكُمْ هُوَ وَقَبِيلُهُ مِنْ حَيْثُ لاَ تَرَوْنَهُمْ

”Sesungguhnya, iblis dan golongannya bisa melihat kamu dari suatu tempat yang (di sana) kamu tidak bisa melihat mereka.” (Qs. Al-A’raf:27)

Ayat ini juga menjadi dalil bahwa manusia tidak bisa melihat jin dalam bentuknya yang asli. Kecuali orang-orang yang dikecualikan seperti Nabi Muhammad dan Nabi Sulaiman.

Nah, cara menutup penglihatan jin agar jin tidak melihat (aurat) kita ketika kita membuka pakaian atau ganti baju, Rasulullah mengajarkannya kepada kita. Beliau bersabda:

ستر ما بين أعين الجن و عورات بني آدم إذا وضع أحدهم ثوبه أن يقول : بسم الله

“Yang bisa menghalangi pandangan mata jin dan aurat anak Adam (manusia) adalah ketika hendak menanggalkan pakaian hendaklah membaca Bismillah” (HR. As Suyuthi, shahih menurut Al Albani)

Dalam hadits yang lain, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

سَتْرُ مَا بَيْنَ أَعْيُنِ الْجِنِّ وَعَوْرَاتِ بَنِى آدَمَ إِذَا دَخَلَ أَحَدُهُمُ الْخَلاَءَ أَنْ يَقُولَ بِسْمِ اللَّهِ

“Penghalang antara pandangan mata jin dan aurat anak Adam (manusia) adalah ketika seseorang hendak masuk ke kamar mandi hendaklah membaca Bismillah” (HR. Tirmidzi, shahih menurut Al Albani).

Demikianlah caranya. Sederhana, tidak perlu ritual khusus. Cukup dengan membaca bismillah, sebuah kalimat singkat yang merupakan inti dari penyerahan diri kita kepada Allah, menyandarkan segala perkara gaib kepada Allah dan meminta perlindungan hanya kepada Allah. Hanya dengan membaca bismillah, saat itu kita akan terlindungi dari pandangan mata jin. Hanya dengan membaca bismillah, inilah cara singkat menutup penglihatan jin sehingga tak mampu lagi melihat kita.

Maha benar Allah dengan segala firman-Nya. Salawat dan salam teruntuk Rasulullah atas segala ajarannya yang mulia.

Dahsyatnya Siksaan Bagi Orang yang Mengulur dan Meninggalkan Salat

Dalam peristiwa Isra’ Mi’raj Rasulullah SAW, bukan saja diperlihatkan tentang balasan orang yang beramal baik, tetapi juga diperlihatkan balasan orang yang berbuat mungkar, diantaranya siksaan bagi yang meninggalkan Sholat fardhu.
Mengenai balasan orang yang meninggalkan Sholat Fardu: “Rasulullah SAW, diperlihatkan
pada suatu kaum yang membenturkan kepala mereka pada batu, Setiap kali benturan itu menyebabkan kepala pecah, kemudian ia kembali kepada keadaan semula dan mereka tidak terus berhenti melakukannya. Lalu Rasulullah bertanya: “Siapakah ini wahai Jibril”? Jibril menjawab: “Mereka ini orang yang berat kepalanya untuk menunaikan Sholat fardhu”. (Riwayat Tabrani).
Orang yang meninggalkan Sholat akan dimasukkan ke dalam Neraka Saqor. Maksud Firman Allah Ta’ala:
“..Setelah melihat orang-orang yang bersalah itu, mereka berkata: “Apakah yang menyebabkan kamu masuk ke dalam Neraka Saqor ?”. Orang-orang yang bersalah itu menjawab: “kami termasuk dalam kumpulan orang-orang yang tidak mengerjakan Sholat”
Saad bin Abi Waqas bertanya kepada Rasulullah SAW mengenai orang yang melalaikan Sholat, maka jawab Baginda SAW, “yaitu mengakhirkan waktu Sholat dari waktu asalnya hingga sampai waktu Sholat lain. Mereka telah menyia-nyiakan dan melewatkan waktu Sholat, maka mereka diancam dengan Neraka Wail”.
Ibn Abbas dan Said bin Al-Musaiyib turut menafsirkan hadist di atas “yaitu orang yang melengah-lengahkan Sholat mereka sehingga sampai kepada waktu Sholat lain, maka bagi pelakunya jika mereka tidak bertaubat Allah menjanjikan mereka Neraka Jahannam tempat kembalinya”.
Maksud Hadist: “Siapa meninggalkan sholat dengan sengaja, maka sesungguhnya dia telah kafir dengan nyata”.

Berdasarkan hadist ini, Sebagaian besar ulama (termasuk Imam Syafi’i) berfatwa: Tidak wajib memandikan, mengkafankan dan mensholatkan jenazah seseorang yang meninggal dunia dan mengaku Islam, tetapi tidak pernah mengerjakan sholat. Bahkan, ada yang mengatakan haram mensholatkanya.

Siksa Neraka Sangat Mengerikan

Mereka yang meninggalkan sholat akan menerima siksa di dunia dan di alam kubur yang terdiri dari tiga siksaan.

Tiga jenis siksa di dalam kubur yaitu:
1. Kuburnya akan berhimpit-himpit serapat mungkin sehingga meremukkan tulang-tulang dada.
2. Dinyalakan api di dalam kuburnya dan api itu akan membelit dan membakar tubuhnya siang dan malam tiada henti-henti.
3. Akan muncul seekor ular yang bernama “Sujaul Aqra” Ia akan berkata, kepada si mati dengan suaranya bagai halilintar: “Aku disuruh oleh Allah memukulmu sebab meninggalkan sholat dari Subuh hingga Dhuhur, kemudian dari Dhuhur ke Asar, dari Asar ke Maghrib dan dari Maghrib ke Isya’ hingga Subuh”. Ia dipukul dari waktu Subuh hingga naik matahari, kemudian dipukul dan dibenturkan hingga terjungkal ke perut bumi karena meninggalkan Sholat Dhuhur. Kemudian dipukul lagi karena meninggalkan Sholat Asar, begitulah seterusnya dari Asar ke Maghrib, dari Maghrib ke waktu Isya’ hingga ke waktu Subuh lagi. Demikianlah seterusnya siksaan oleh “Sajaul Aqra” hingga hari Qiamat.

Didalam Neraka Jahanam terdapat wadi (lembah) yang didalamnya terdapat ular-ular berukuran sebesar tengkuk unta dan panjangnya sebulan perjalanan. Kerjanya tiada lain kecuali menggigit orang-orang yang tidak mengerjakan Sholat semasa hidup mereka. Bisa ular itu juga menggelegak di di badan mereka selama 70 tahun sehingga hancur seluruh daging badan mereka. Kemudian tubuh kembali pulih, lalu digigit lagi dan begitulah seterusnya.

Maksud Hadist: “orang yang meninggalkan sholat, akan Allah hantarkan kepadanya seekor ular besar bernama “Suja’ul Akra”, yang matanya memancarkan api, mempunyai tangan dan berkuku besi, dengan membawa alat pemukul dari besi berat”.

Siapakah orang yang sombong?

Orang yang sombong adalah orang yang diberi penghidupan tapi tidak mau sujud pada yang menjadikan kehidupan itu yaitu, Allah Rabbul Alaamin, Tuhan sekalian alam. Maka bertasbihlah segala apa yang ada di bumi dan di langit pada TuhanNya kecuali Iblis dan manusia yang sombong diri.

Siapakah orang yang telah mati hatinya?

Orang yang telah mati hatinya adalah orang yang diberi petunjuk melalui ayat-ayat Qur’an, Hadits dan cerita-cerita kebaikan namun merasa tidak ada kesan apa-apa di dalam jiwa untuk bertaubat.

Siapakah orang dungu kepala otaknya?

Orang yang dungu kepala otaknya adalah orang yang tidak mau melakukan ibadah tapi menyangka bahwa Allah tidak akan menyiksanya dengan kelalaiannya itu dan sering merasa tenang dengan kemaksiatannya.

Siapakah orang yang bodoh?

Orang yang bodoh adalah orang yang bersungguh-sungguh berusaha sekuat tenaga untuk dunianya sedangkan akhiratnya diabaikan.

Bahaya Meninggalkan Sholat

Barang siapa yang (sengaja) meninggalkan solat fardhu lima waktu:

Subuh – Allah Ta’ala akan menenggelamkannya kedalam neraka Jahannam selama 60 tahun hitungan akhirat. (1 tahun diakhirat=1000 tahun didunia=60,000 tahun).

Dhuhur – Dosa sama seperti membunuh 1000 orang muslim.

Asar – Dosa seperti menghacurkan Ka’bah.

Maghrib – Dosa seperti berzina dengan ibu-bapak sendiri.

Isya’ – Allah Ta’ala akan berseru kepada mereka: “Hai orang yang meninggalkan sholat Isya’, bahwa Aku tidak lagi ridha’ engkau tinggal dibumiKu dan menggunakan nikmat-nikmatKu, segala yang digunakan dan dikerjakan adalah berdosa kepada Allah Ta’ala”.

Maksud Firman Allah Ta’ala: “Mereka yang menyia-nyiakan solat dan mengikuti hawa nafsu kepada kejahatan, maka tetaplah mereka jatuh ke dalam satu telaga api neraka.” (Maryam : 59).

Kehinaan bagi yang meninggalkan sholat:

Di dunia

a. Allah Ta’ala menghilangkan berkat dari usaha dan rezekinya.

b. Allah Ta’ala mencabut nur orang-orang mukmin (sholeh) dari pada (wajah) nya.

c. Dia akan dibenci oleh orang-orang yang beriman.

Ketika Sakaratul Maut

a. Ruh dicabut ketika ia berada didalam keadaan yang sangat haus.

b. Dia akan merasa amat azab/pedih ketika ruh dicabut keluar.

c. Dia akan Mati Buruk (su’ul khatimah)

d. Dia akan dirisaukan dan akan hilang imannya.

Ketika di Alam Barzakh

a. Dia akan merasa susah (untuk menjawab) terhadap pertanyaan (serta menerima hukuman) dari Malaikat Mungkar dan Nakir yang sangat menakutkan.

b. Kuburnya akan menjadi sangat gelap.

c. Kuburnya akan menghimpit sehingga semua tulang-tulang rusuknya berkumpul (seperti jari bertemu jari).

d. Siksaan oleh binatang-binatang berbisa seperti ular, kala jengking dan lipan.

Malaikat Jibril as, telah menemui Nabi Muhammad SAW, dan berkata:

“Ya Muhammad.. Tidaklah diterima bagi orang yang meninggalkan sholat yaitu: Puasanya, Shodaqahnya, Zakatnya, Hajinya dan Amal baiknya”.

Orang yang meninggalkan Sholat akan diturunkan kepadanya tiap-tiap hari dan malam seribu laknat dan seribu murka. Begitu juga Para Malaikat di langit ke-7 akan melaknatnya.

Ya Muhammad..! Orang yang meninggalkan Sholat tidak akan mendapat syafa’atmu dan ia tidak tergolong dari umatmu.. Tidak boleh diziarahi ketika ia sakit, tidak boleh mengiringi jenazahnya, tidak boleh beri salam pada nya, tidak boleh makan minum dengan nya, tidak boleh bersahabat dengannya, tidak boleh duduk besertanya, tidak ada Agama baginya, tidak ada kepercayaan bagi nya, tidak ada baginya Rahmat Allah dan ia dikumpulkan bersama dengan orang Munafiqiin pada lapisan Neraka yang paling bawah (diazab dengan amat dahsyat..).

Sabda Nabi Muhammad SAW, Maksud Hadist: “Perjanjian (perbedaan) diantara kita (orang islam) dengan mereka (orang kafir) ialah Sholat, dan barangsiapa meninggalkan Sholat sesungguhnya ia telah menjadi seorang kafir”. (Tirmizi).

Wahai Saudaraku Ummat Islam, mari kita merenung sejenak tentang ancaman azab bagi yang meninggalkan sholat Fardhu. Apa guna kita hidup di dunia sekalipun berlimpah harta jika kita termasuk golongan orang-orang yang (kafir) meninggalkan sholat..?, barang siapa meninggalkan Sholat, maka ia telah menjadi kafir dengan nyata…! Orang yang meninggalkan sholat, ia wajib menerima azab Allah Ta’ala..! Orang yang meninggalkan sholat, tidak akan mendapat Syafa’at Nabi Muhammad SAW, karena mereka telah menjadi kafir dan orang kafir tidak berhak mendapat Syafa’at Nabi Muhammad SAW. Ancaman Allah Ta’ala terhadap orang-orang yang meninggalkan sholat bukan sekedar gertakan belaka. Sungguh ancaman Allah Ta’ala akan terbukti kelak di akhirat. “…sesungguhnya Allah tidak akan mengingkari janji”.


Jumat, 20 Maret 2015

Ujian Keimanan Seseorang

“Mengapa ujian ini menimpaku, Ya Allah?”

“Saya ‘kan sudah beriman. Tiap hari sudah rajin shalat dan berdoa. Kenapa Allah masih saja memberikan musibah dan cobaan kepadaku? Seharusnya hidup saya lancar-lancar saja! Orang yang rajin sholat seperti saya seharusnya tidak perlu mengalami musibah apapun.”

Mungkin demikian banyak manusia yang sering berkata seperti itu.

Siapa bilang orang yang beriman tidak akan diuji dan diberi musibah?

Salah besar!

Malah sebaliknya, semakin tinggi tingkat iman tersebut, akan semakin besar ujian yang diberikan oleh Allah kepadanya. Semuanya ini sebenarnya adalah untuk kebaikan orang itu sendiri serta untuk menguji sampai di mana sebenarnya tingkat keimananya. Jika imannya benar-benar tulen, maka musibah apa pun tidak akan menjatuhkan mentalnya tetapi malah akan menambah iman dan takwanya kepada Allah. Tetapi jika imannya hanya polesan saja, musibah sedikit saja akan membuatnya rapuh mental dan kembali kufur.

 “Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi?” (QS. Al Ankabuut: 2)

“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad diantaramu dan belum nyata orang-orang yang sabar.” (QS. Ali Imran: 142)

“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.” (QS. Al Baqarah: 214)

Oleh sebab itu Allah menimpakan ujian kepada hamba-Nya. Semuanya untuk menyeleksi dan membuktikan, apakah iman Anda hanya benar-benar sejati atau hanya di mulut saja. Anda ingin dicap sebagai orang yang beriman tulen?

Anda ingin mendapatkan balasan surga di akhirat nanti? Semuanya itu tidak mudah. Anda harus menjalani segala kehidupan dunia yang berat ini. Jika Anda lulus, itu baru boleh Anda miliki.

Kawan, sebenarnya airmata itu adalah permata dan musibah itu adalah pahala. Berkah tersamar ini adalah suatu rahmat yang besar sekali dari Allah bagi orang-orang yang mengetahuinya.

“Tidaklah seorang muslim menderita karena kesedihan, kedukaan, kesusahan, kepayahan, penyakit dan gangguan duri yang menusuk tubuhnya kecuali dengan itu Allah mengampuni dosa-dosanya.” (HR. Bukhari)

Jadi sebenarnya Anda harus bersyukur jika diberi kemalangan. Itu tandanya Allah telah memilih Anda untuk diberikan pahala yang sangat besar. 

Kamis, 19 Maret 2015

Rahasia Sujud

TAHUKAH Anda, bahwa setiap gerakan shalat itu memiliki arti filosofis serta rahasia tersendiri? Apalagi saat kita sujud itu ada beberapa rahasia dibaliknya, baik itu dari segi kesehatan dan kejiwaan. Luar biasa bukan? Padahal gerakannya sederhana namun memiliki manfaat yang begitu besar.

Sehingga shalat bukan hanya sebuah ibadah saja yang harus kita jalankan, melainkan suatu program untuk kita dapat menyehatkan jiwa dan raga kita. Ikhlas beribadah karena Allah, niscaya Allah akan membalasnya dengan setimpal. Untuk itu mari kita bahas rahasia dibalik sujud.

Sajadah dari sisi bahasa atau tinjauan linguistik artinya khadha’a wantashaba, atau tunduk dan tetap dalam keadaan tersebut dengan meletakkan dahi dan wajahnya ke bumi. Jika dikatakan asjada berarti menganggukkan kepalanya dan mencondongkannya sedikit, juga berarti memfokuskan pandangannya pada kening mengarah ke tanah. Dan segala sesuatu yang merendahkan diri berarti ia telah sujud. Dan dikatakan sajada yasjudu berarti meletekkan wajahnya ke bumi.

Orang yang melakukan ketundukan, kepatuhan, ketaatan, membungkukan badan, mengagungkan disebut dengan sajidun. Meskipun pada kenyataannya mungkin ia tidak membungkuk atau merunduk atau bahkan meletakkan dahinya di atas tanah.

Adapun ketika kita membaca al-Qur’am kita dianjurkan memiliki sikap yang istimewa dibandingkan dengan lainnya. Allah berfirman :
“Mengapa mereka tidak mau beriman? Dan apabila Al-Qur’an dibacakan kepada mereka, mereka tidak bersujud,” (Al-Insyiqaq: 20-21).

Sujud dalam ayat di atas merupakan metafora (kiasan) tentang ketundukan dan kekhusukan yang harus diberikan kepada Al-Qur’an. Sedangkan yang dimaksud dengan sujud pada ayat di atas adalah shalat. Dan disebutkannya sujud dalam ayat di atas dengan sebutan ‘iman’, hal itu menunjukkan ketinggingan dan kedudukan shalat yang agung dalam Islam.

Sujud merupakan keniscayaan, kebutuhan dalam hidup kita serta merupakan parade dialam raya ini yang tidak pernah berhenti. Tidak hanya karena sujud mampu mengendapkan segala kelelahan jiwa atau meredakan keluh kesah, namun lebih dari itu ia sudah menjadi menu utama dalam hidup ini yang tidak bisa digantikan oleh aktivitas lainnya. Seakan ia sudah menyatu dalam setiap jiwa manusia dan ia sudah menjadi sunnatullah.

Adapun rahasia-rahasia yang ada di balik sujud adalah sebagai berikut :

1. Rahasia Jiwa

Manfaat kejiwaan dari segi psikologis seseorang yang bersujud sesuai dengan sunnah Rasulullah adalah Ketenangan. Ketenangan inilah yang membuat seorang hamba menyungkur di kaki Arsy-Nya karena ia merasa begitu banyak keni’matan & keberkahan, namun tak banyak teringat untuk bersyukur. Ketenangan ini pula yang menghindarkan seorang hamba dari sifat sombong dan menjadi dekat dengan Allah;

2. Rahasia Fisik

• Menambah Kecerdasan
Sujud yang thu’maninah dalam shalat bermanfaat untuk memperlancar aliran darah yang kaya akan oksigen kedalam otak. Karena pada saat sujud posisi jantung berada diatas otak. Aliran darah kaya oksigen ini berpengaruh pada daya pikir seseorang, Pasalnya sel-sel otak yang mendapatkan pasokan oksigen secara maksimal akan bekerja lebih baik,

• Memperindah tubuh
Sujud merupakan salah satu fasilitas latihan kekuatan otot dada. Karena saat sujud, beban tubuh bagian atas ditumpukan pada lengan hingga telapak tangan. Saat inilah terjadi kontraksi pada otot dada. Tak hanya memperindah tetapi juga memperbaiki fungsi kelenjar air susu di dalamnya,

• Melatih Organ Persalinan
Sujud yang thu’maninah juga akan memudahkan para ibu untuk melewati proses persalinan dengan lancar. Saat pinggul melampaui kepala dan dada, otot-otot perut (rectus abdominis & obliquus abdominis externuus) berkontraksi penuh. Kondisi ini melatih organ sekitar perut untuk mengejan lebih dalam dan lama. Ini menguntungkan wanita karena dalam persalinan dibutuhkan pernapasan yang baik dan kemampuan mengejan yang mencukupi. Bila otot perut telah berkembang menjadi lebih besar dan kuat, maka secara alami ia justru lebih elastis. Kebiasaan sujud menyebabkan tubuh dapat mempertahankan organ-organ perutnya kembali (fiksasi),

• Menjaga kesehatan pencernaan
Sujud merupakan gerakan yang manfaatnya meliputi banyak perangkat tubuh. membengkokkan badan ke dpan dan meletakkan dahi pada tanah merupakan gerakan yang bermanfaat dalam proses pemijatan terhadap perut dan perangkat pencernaan, sehingga membantu kelancaran proses pencernaan.

Selain manfaat-manfaat yang telah disebutkan diatas, sujud yang baik juga akan meringankan rasa sakit ketika kita datang bulan, menghilangkan penyakit wasir, mengurangi kegemukan, mengurangi pengumpulan darah pada otak, terbebas dari maag & migraine, serta manfaat-manfaat kesehatan lainnya.

Kesimpulannya nilai sujud itu berasal dari makna-makna yang mencakup makna yang telah disebutkan di atas yang meliputi ketundukan, kekhusyukan, pengagungan, ketaatan dan lainnya. Ketundukan, pengagungan, kekhusyukan dan merendahkan diri adalah indikasi yang menunjukkan penyembahan pelakunya kepada pihak yang dijadikan obyek ibadahnya. Dan sujud adalah gerakan besar yang menunjukan makna-makna ibadah. Sebab, dalam sujud refleksi ketundukan terjadi secara sempurna.

Jangan menelantarkan kucing..!

Apakah Anda salah satu penggemar kucing peliharaan? Kalaulah senang memelihara kucing, maka ikutilah hal-hal yang harus diperhatikan agar kita mendapat ridho Allah dan dijauhi dari murka-Nya kucing.

Kucing , sebagian memiliki karakter dan wajah yang lucu dan menggemaskan. Namun bagaimana dengan seorang yang senang memelihara namun malah menelantarkannya?

Seperti Kisah berikut ini adalah yang bertentangan dengan sifat kasih sayang dari seorang wanita yang mengurung seekor kucing tanpa memberi makan dan minum Ia menganiaya kucing tersebut, tidak memberinya makan.

Alangkah kejamnya orang yang demikian, memelihara hewan berarti harus memenuhi pula segala kebutuhannya. Karena dengan hanya gemar saja khawatir kucing akan merasa tersiksa dan terlantar. Sehingga jikalau kita akan memelihara makhluk hidup maka diharuskan untuk dapat mengetahui resiko dan keperluan yang disyaratkan.

Karena hukuman bagi mereka yang menyakiti atau menganiaya hewan yang lemah dan lucu ini, adalah siksa neraka.

Begitupun kisah kucing, sudah ada sejak jaman Rasulullah SAW, bahkan kucing merupakan kesayangannya. Beliau sangat menyayanginya hingga ia selalu menjaganya dengan baik.

Oleh karena itu, sebelum kita memelihara kucing alangkah baiknya kita harus meniru bagaimana Rasul memelihara kucing.

Beliau memberi nama Kucing kesayangannya itu Mueeza. Suatu hari,ketika Nabi hendak berpergian dan ingin mengambil jubahnya, ditemuinya Mueeza sedang terlelap tidur di atas jubah Rosul. Sudah tau kan yang namanya kucing kesayangan kalau sedang tidur imutnya seperti apa?? Tanpa ingin mengganggu kucing kesayangan Nabi itu terlelap, Nabi memotong sebelah lengan jubahNya yang di tiduri oleh Mueeza. Subhanallah. Mulia sekali perbuatan Nabi. Nabi pun pergi keluar rumah meninggalkan Mueeza yang sedang terlelap.

Ketika Nabi pulang kembali ke rumah, Mueeza terbangun, dan merunduk kepada majikannya. Sebagai balasan, nabi menunjukkan kasih sayangnya kepada Mueeza dengan mengelus lembut ke badan mungil Mueeza.
Dalam aktivitas lain, ketika Nabi menerima tamu, Beliau selalu menggendong Mueeza, dan ketika duduk, nabi meletakkan Mueeza di pahanya. Salah satu sifat Mueeza yang Nabi suka adalah Ia selalu Mengeong ketika mendengar Adzan, seolah-olah suara meongannya terdengan mengikuti lantunan suara adzan.  Bahkan Nabi pernah berpesan kepada para sahabatnya untuk menyayangi kucing peliharaannya sepeti menyayangi keluarganya sendiri.

Beberapa diantara orang terdekat nabi juga memelihara kucing. Aisya binti Abubakar Shiddiq,Istri nabi sangat menyayangi Kucing, dan merasa sangat kehiliangan dikala ditinggal pergi oleh Kucingnya.Kemudian orang terdekat Nabi yang juga suka dengan Kucing, adalah Abdurrahman Bin Sahkr al Azdi ,beliau diberi julukanAbu Huruyrah atau Bapak para kucing jantan,karena kegemarannya memlihara dan merawat berbagai kucing jantang dirumahnya.

Jadi dari kisah di atas, jika kita memiliki hewan peliharaan khususnya kucing, maka rawatlah dia dan sayangilah dia , karena itu merupakan tanggung jawab kita dan kewajiban kita sebagai majikannya.Dan Allah SWT menyukai orang yang mempunyai rasa kasihan dan penyayang, maka balasan yang diberikan Allah adalah syurga dan ganjaran yang baik. Semoga kita dilindungi Allah dari siksa dan kemurkaan-Nya.